Selamat Ulang Tahun Pangeran Kecilku
Thursday, September 18th, 2008Bila Ibu ditanya… saat apakah Ibu merasakan kebahagian yang terdalam?
Tak kan kuragukan jawabku, Pangeran Kecilku… saat kau berikan seulas senyummu kala sebentuk mata kecilmu masih tertahan oleh mimpi indahmu.
Saat Ibu mendengar desahanmu tentang hari-hari yang kau lalui, angan yang ingin kau rajut, dan cita yang ingin kau gapai… di sanalah hati Ibu berlabuh bersama rasa bahagia yang tak terbendungkan.
Dan… saat kau ulurkan tangan mungilmu untuk sebentuk perhatianmu. Kutahu, di sanalah dermaga hatiku… kebahagianku berada di sisimu.
Andai Ibu ditanya… pernahkah terselip rasa sedih di hari-harimu Ibu?
Sunguh betapa takutku merasakan dosa itu, Pangeran Kecilku… ketika Ibu tak kuasa menahan letupan hati melihat kenakalan kecilmu.
Kesedihan yang membayangi rasa sesal di kedalaman hati Ibu.
Tidak… airmata Ibu tak sanggup menghapus amarah yang terucap dan sedih yang berbekas.
Maafmu Pangeran Kecilku… obat pelipur lara hati Ibu.
Dan bila Ibu ditanya… saat terindah apakah yang kau rasakan dalam hidupmu Ibu?
Hatiku tak akan pernah memungkiri… saat 9 tahun silam kau berikan senyum pertamamu, kau perdengarkan tangis riangmu, kau perlihatkan mata kecilmu terbuka, dan kau sentuhkan kulit lembutmu.
Hati Ibu luluh oleh kenangan terindah bersamamu… saat kurasakan menjadi Ibu oleh sentuh cintamu.
Selamat Ulang Tahun Pangeran Kecilku…
Kebahagianmu, doaku
*Untuk Perdana, di kado ulangtahunnya yang ke-9*
